Partai Keadilan (PK) didirikan di Jakarta. Hal tersebut dinyatakan
dalam konferensi pers di Aula Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta.
Deklarasi PK di lapangan Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta, dihadiri oleh 50.000 massa.
PK menolak pemberlakuan asas tunggal dalam kehidupan berorganisasi. Hal itu dinyatakan Presiden PK Dr. Ir. Nurmahmudi Ismail dalam pidato politik peresmian DPW PK DIY.
Musyawarah Kerja Nasional I digelar di Kampung Wisata Insan Krida
(KWIK), Parung, Bogor, dan ditutup di hotel Cempaka, Jakarta setelah
sebelumnya melakukan konvoi kendaraan dari Bogor-Jakarta.
Tahun 1999
KH Didien Hafidhudin ditetapkan sebagai Calon Presiden RI dari Partai Keadilan.
Delapan partai politik berasaskan Islam menyatakan bersatu dan
menyepakati penggabungan sisa suara (stembus accord) hasil Pemilu 1999.
Ke delapan partai itu adalah PPP, Partai Keadilan, Partai Kebangkitan
Ummat, Partai Ummat Islam, PPII Masyumi. PNU. PBB. dan PSII 1905.
Ribuan kader dan simpatisan Partai Keadilan memenuhi janji mereka
untuk "memutihkan" Ibukota serta berkumpul di Bundaran HI menandai
berakhirnya kampanye partai tersebut di Jakarta.
Partai Keadilan (PK) menandatangani hasil penghitungan suara pemilu
dengan catatan pemilu relatif luber dan tidak jujur dan adil (jurdil).
Keputusan ini diambil PK dengan pertimbangan adanya reaksi positip
berupa pengakuan dari panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) bahwa Pemilu
1999 yang baru lalu masih jauh dari jurdil. Penandatanganan hasil
pemilu dilakukan di kantor KPU, Senin sore (2/8).
PK menerima tawaran kursi kementerian Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) dalam kabinet pemerintahan KH Abdurrahman Wahid.
PK menunjuk Dr. Ir. Nurmahmudi Ismail, MSc. sebagai calon menteri yang diajukan karena memiliki kapasitas, kapabilitas dan akseptabilitas.
Tahun 2000
Dr. Ir. Nurmahmudi Ismail, MSc. mengundurkan diri dari jabatan Presiden Partai dan selanjutnya akan berkonsentrasi di kementerian Kehutanan dan Perkebunan.
PK menggelar Musyawarah Nasional I di hotel Bumiwiyata, Depok.
Dr Hidayat Nurwahid, MA terpilih sebagai Presiden kedua Partai Keadilan menggantikan Dr. Ir. Nurmahmudi Ismail, MSc. dalam Musyawarah Nasional I PK di hotel Bumiwiyata, Depok.
Delapan partai Islam (PPP, PBB, PK, Masyumi, PKU, PNU, PUI, PSII
1905) menggelar acara Sarasehan dan Silaturahim Partai-partai Islam di
masjid Al Azhar dan meminta Piagam Jakarta masuk dalam Amandemen UUD
1945.
DPP Partai Keadilan (PK) menemui Wakil Ketua DPR Ri Soetardjo
Soerjogoeritno di gedung DPR RI dan meminta delegasi IPU DPR RI untuk
mengusahakan resolusi yang di dalamnya tidak hanya mengecam keras
Israel, tapi sekaligus mengeluarkan Israel dari keanggotaan IPU.
Puluhan ribu massa Partai Keadilan (PK) yang berunjuk rasa di
halaman Gedung DPR. Di bawah tangga gedung paripurna DPR aktivis PK
membakar bendera Israel. PK meminta agar RI konsisten dengan sikap
menyesalkan, menolak dan mengecam Israel menyusul penyerangan ke
Palestina.
Partai Keadilan menggelar acara Gelar Sambut Ramadhan. Masyarakat
dan pemimpin bangsa diingatkan untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan.
Ribuan massa Partai Keadilan (PK) dari Jakarta, Bogor, Tangerang, dan
Bekasi menghadiri acara Gelar Sambut Ramadhan. Tablik akbar ini
diselenggarakan di Bumi Perkemahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta
Selatan, Ahad (19/11) pagi.
Tahun 2001
PK menggelar Silaturahim dan Halal Bihalal di Silang Monas, Jakarta.
Dalam orasinya Presiden PK Hidayat Nur Wahid menyatakan PK berlepas
diri dari segala efek negatif pola dan produk kepemimpinan
kontroversial kontraproduktif yang dilakukan Presiden Abdurrahman
Wahid.
DPP PK mengadakan bakti sosial di propinsi Banten yang terkena musibah banjir dan tanah longsor.
Lebih dari 150 anggota legislatif dari Partai Keadilan (PK) dari
seluruh Indonesia, Senin (8/10) mendatangi Kedubes Amerika Serikat di
Jalan Merdeka Barat dan bergabung dengan massa yang sudah lebih dulu
melakukan aksi menentang terorisme AS.
PK gelar demo besar menentang agresi militer AS ke Afghanistan. Aksi
besar ini diikuti 40.000 orang dan mendapat pujian dari berbagai pihak
karena berlangsung damai dan tertib. Dalam aksi itu dibentuk Komite
Indonesia untuk Solidaritas Afghanistan (KISA) yang diketuai oleh Dr
Salim Segaf Al Djufri.
Tahun 2002
PK gelar aksi keadilan untuk Palestina menentang aksi terorisme
Israel atas bangsa Palestina di Silang Monas, Jakarta. PK juga
membentuk Komite Keadilan untuk Pembebasan Al Aqsha (KKPA) yang
diketuai oleh Dr Ahzami Zami?un Jazuli.
PK gelar acara Gerak Jalan Keluarga (GJK) menyambut Maulid Nabi 1423
H dari Silang Monas - MH Thamrin - Bundaran HI - Silang Monas.
15 pimpinan parpol yang tidak memenuhi ketentuan electoral threshold
dua persen berdasar Undang-Undang (UU) Pemilu Nomor 3 Tahun 1999
sepakat menandatangani dokumen bersama di Hotel Sahid, Jakarta, untuk
menolak pemberlakuan ketentuan tersebut. Mereka juga menuntut agar
semua parpol peserta Pemilu 1999 diikutkan lagi dalam Pemilu 2004
walaupun ada parpol yang sama sekali tidak mempunyai perolehan kursi di
DPR/DPRD. Partai yang terlibat pada pertemuan yang diprakarsai Partai
Keadilan dan Persatuan (PKP), yaitu Partai Keadilan (PK), Partai
Demokrasi Kasih Bangsa, Partai Nahdlatul Umat, Partai Demokrasi
Indonesia, Partai Bhinneka Tunggal Ika Indonesia, Partai Katolik
Demokrat, Partai Daulat Rakyat, Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan
Indonesia, Partai Persatuan, Partai Syarekat Islam Indonesia, Partai
Nasional Indonesia Massa Marhaen, Partai Nasional Indonesia Front
Marhaenis, Partai Politik Islam Indonesia Masyumi, dan Partai
Kebangkitan Umat.
Tahun 2003
Ratusan ribu massa PK berunjuk rasa menolak serangan AS ke Irak di sepanjang Jl. MH Thamrin hingga kedubes AS.
Sekali lagi, PK bersama PKS menggelar aksi damai menentang serangan
AS ke Irak di sepanjang Jl. MH Thamrin hingga kedubes AS. Aksi diikuti
oleh 30.000 massa.
PKS bersama Komite Indonesia untuk Solidaritas Rakyat Irak (KISRA)
serta seluruh elemen masyarakat menggelar aksi ?Sejuta Umat? dari
Bunderan HI hingga kedubes AS, Jakarta. Aksi ini merupakan aksi
terbesar sepanjang massa dan mampu mengusik para pemimpin dunia.
Musyawarah Majelis Syuro XIII Partai Keadilan yang berlangsung di
Wisma Haji Jawa Barat, Bekasi, merekomendasikan PK untuk bergabung
dengan PKS.
Deklarasi DPP PKS di Silang Monas, Jakarta, yang dihadiri oleh 40.000 massa.
PK dan PKS mendeklarasikan Crisis Centre untuk Rakyat Aceh (CCRA) di
halaman Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta. CCRA
dimaksudkan untuk membantu rakyat Aceh yang tengah dilanda konflik
berkepanjangan.
DPP PKS dinyatakan lulus verifikasi oleh Depkehham. Verifikasi
dilakukan di kantor sekretariat Jl. Mampang Prapatan VIII No. R-2,
Jakarta.
PK selenggarakan acara ?Silaturahim Nasional Anggota Legislatif
Partai Keadilan? di Wisma DPR, Cikupa, Cisarua, Bogor, yang diikuti
oleh 180 anggota dewan dari seluruh Indonesia.
PKS gelar "Dzikir dan Doa untuk Rakyat Aceh" di halaman Masjid Agung
Al Azhar, Jl. Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta, diikuti oleh ribuan
massa.
PK bersama PKS melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung MPR/DPR
Jl. Gatot Subroto, Jakarta, untuk mendukung disahkannya RUU Sisdiknas
oleh DPR RI.
Partai Keadilan Sejahtera (PK Sejahtera) telah menyelesaikan seluruh
proses verifikasi Departemen Kehakiman dan HAM (Depkehham) di tingkat
Dewan Pimpinan Wilayah (setingkat Propinsi) dan Dewan Pimpinan Daerah
(setingkat Kabupaten/Kota). Ini berarti PK Sejahtera telah melengkapi
100% persyaratan verifikasi Depkehham.
PK bergabung dengan PKS yang dilakukan di kantor pengacara Tri
Sulistyowarni di Pamulang, Tangerang. Dengan penggabungan ini, seluruh
hak milik PK menjadi milik PKS, termasuk anggota dewan dan para
kadernya.
Musyawarah Majelis Syuro I PKS yang berlangsung di Ruang Binasentra,
Kompleks Bidakara, Jakarta, menetapkan delapan kriteria Calon Presiden
(Capres) RI versi PKS. Selain itu dicanangkan juga mekanisme pemilihan
capres melalui Jaring Capres Emas.
Ribuan massa PKS melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor
Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog), Jalan Gatot Subroto,
Jakarta Selatan. PKS menolak kebijakan Bulog seperti beras impor dan
dana talangan Sukhoi yang dinilai menyengsarakan ribuan petani.
DPP PKS mencanangkan program Safari Aam Intikhobi (Tahun
Pemenangan Pemilu), yaitu program safari tokoh-tokoh partai ke berbagai
daerah untuk mensosialisasikan dan mensukseskan pemilu 2004. Acara
berlangsung di Aula Masjid Baitussalam, Duren Tiga, Jakarta.
Tahun 2004
Dr. Hidayat Nurwahid terpilih sebagai Ketua MPR RI periode 2004-2009.
Terjadi bencana tsunami di Aceh dan Sumatera Utara, DPP PKS mencanangkan program "PKS Sayang Aceh"
Tahun 2005
Musyawarah Nasional I PKS.
Tahun 2006
Rapimnas PKS 2006